Daftar Perusahaan Marketplace Terkaya dan Teramai Orderan

Marketplace adalah platform online yang memungkinkan penjual dan pembeli untuk bertransaksi secara langsung tanpa perantara. Marketplace biasanya menyediakan berbagai fitur dan layanan yang memudahkan proses jual beli, seperti sistem pembayaran, pengiriman, penilaian, dan lain-lain. Di Indonesia, ada banyak marketplace yang beroperasi dan bersaing untuk menarik perhatian pengguna. Beberapa di antaranya bahkan berhasil mencapai status unicorn, yaitu perusahaan rintisan yang memiliki valuasi lebih dari 1 miliar dolar AS.

Dalam artikel ini, kita akan membahas daftar perusahaan marketplace terkaya dan teramai orderan di Indonesia. Daftar ini dibuat berdasarkan data dari berbagai sumber, seperti Web Retailer, iPrice, dan Kompas.com. Data yang digunakan meliputi jumlah pengunjung, nilai transaksi, dan valuasi perusahaan. Berikut ini adalah daftar perusahaan marketplace terkaya dan teramai orderan di Indonesia.

1. Shopee

Shopee adalah marketplace asal Singapura yang beroperasi di delapan negara, termasuk Indonesia. Shopee didirikan pada tahun 2015 oleh Forrest Li, seorang pengusaha asal China yang juga mendirikan SEA Group, perusahaan induk dari Shopee. Shopee menawarkan berbagai produk dari berbagai kategori, seperti fashion, kecantikan, elektronik, rumah tangga, dan lain-lain. Shopee juga terkenal dengan program-programnya yang menarik, seperti ShopeePay, Shopee Mall, Shopee Live, Shopee Games, dan Shopee 10.10.

Shopee berhasil menjadi marketplace terbesar dan terpopuler di Indonesia tahun 2022, dengan total 197,8 juta kunjungan per bulan. Shopee juga menjadi marketplace terbesar di Asia Tenggara, dengan sumbangan 36 persen atau setara Rp 278,5 triliun dari nilai transaksi (GMV) total di kawasan ini. Shopee memiliki valuasi sekitar 40 miliar dolar AS pada tahun 2021.

2. Tokopedia

Tokopedia adalah marketplace asal Indonesia yang didirikan pada tahun 2009 oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison. Tokopedia memiliki visi untuk memajukan perekonomian Indonesia dengan memberdayakan UMKM dan masyarakat untuk berjualan dan berbelanja online. Tokopedia menyediakan berbagai produk dari berbagai kategori, seperti handphone, laptop, buku, makanan, hingga tiket pesawat. Tokopedia juga memiliki berbagai fitur dan layanan yang memudahkan pengguna, seperti Tokopedia Care, Tokopedia Salam, Tokopedia Poin, dan Tokopedia Emas.

Tokopedia menempati posisi kedua dalam daftar marketplace terbesar dan terpopuler di Indonesia tahun 2022, dengan total 72,4 juta kunjungan per bulan. Tokopedia juga menjadi marketplace terbesar kedua di Asia Tenggara, dengan sumbangan 35 persen atau setara Rp 270,8 triliun dari nilai transaksi (GMV) total di kawasan ini. Tokopedia memiliki valuasi sekitar 7 miliar dolar AS pada tahun 2020. Tokopedia saat ini sedang dalam proses merger dengan Gojek, perusahaan ride-hailing terbesar di Indonesia.

3. Lazada

Lazada adalah marketplace asal Singapura yang beroperasi di enam negara di Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Lazada didirikan pada tahun 2012 oleh Rocket Internet, sebuah perusahaan asal Jerman yang bergerak di bidang teknologi. Lazada menawarkan berbagai produk dari berbagai kategori, seperti fashion, elektronik, kecantikan, rumah tangga, dan lain-lain. Lazada juga memiliki berbagai fitur dan layanan yang memudahkan pengguna, seperti LazMall, LazLive, Lazada Wallet, dan Lazada Bonus.

Lazada menempati posisi ketiga dalam daftar marketplace terbesar dan terpopuler di Indonesia tahun 2022, dengan total 29,3 juta kunjungan per bulan. Lazada juga menjadi marketplace terbesar ketiga di Asia Tenggara, dengan sumbangan 10 persen atau setara Rp 77,4 triliun dari nilai transaksi (GMV) total di kawasan ini. Lazada memiliki valuasi sekitar 3,15 miliar dolar AS pada tahun 2016, ketika Alibaba mengakuisisi 83 persen sahamnya.

4. Bukalapak

Bukalapak adalah marketplace asal Indonesia yang didirikan pada tahun 2010 oleh Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono, dan Fajrin Rasyid. Bukalapak memiliki misi untuk memberdayakan UMKM dan masyarakat Indonesia dengan menyediakan platform jual beli online yang mudah dan terpercaya. Bukalapak menyediakan berbagai produk dari berbagai kategori, seperti fashion, elektronik, otomotif, hobi, dan lain-lain. Bukalapak juga memiliki berbagai fitur dan layanan yang memudahkan pengguna, seperti BukaDana, BukaReksa, BukaGlobal, dan BukaOVO.

Bukalapak menempati posisi keempat dalam daftar marketplace terbesar dan terpopuler di Indonesia tahun 2022, dengan total 27,7 juta kunjungan per bulan. Bukalapak juga menjadi marketplace terbesar keempat di Asia Tenggara, dengan sumbangan 10 persen atau setara Rp 77,4 triliun dari nilai transaksi (GMV) total di kawasan ini. Bukalapak memiliki valuasi sekitar 2,5 miliar dolar AS pada tahun 2019. Bukalapak menjadi perusahaan rintisan pertama dari Indonesia yang melantai di bursa saham pada tahun 2021.

5. Blibli

Blibli adalah marketplace asal Indonesia yang didirikan pada tahun 2011 oleh Kusumo Martanto dan Michael Hartono. Blibli merupakan anak perusahaan dari Djarum Group, sebuah konglomerat asal Indonesia yang bergerak di bidang rokok, perbankan, properti, dan lain-lain. Blibli menawarkan berbagai produk dari berbagai kategori, seperti fashion, elektronik, kecantikan, rumah tangga, dan lain-lain. Blibli juga memiliki berbagai fitur dan layanan yang memudahkan pengguna, seperti Blibli Rewards, BlibliMart, Blibli Express, dan BlibliPay.

Blibli menempati posisi kelima dalam daftar marketplace terbesar dan terpopuler di Indonesia tahun 2022, dengan total 16,8 juta kunjungan per bulan. Blibli juga menjadi marketplace terbesar kelima di Asia Tenggara, dengan sumbangan 5 persen atau setara Rp 38,7 triliun dari nilai transaksi (GMV) total di kawasan ini. Blibli memiliki valuasi sekitar 1 miliar dolar AS pada tahun 2019.

6. JD.ID

JD.ID adalah marketplace asal China yang beroperasi di Indonesia sejak tahun 2015. JD.ID merupakan anak perusahaan dari JD.com, salah satu perusahaan e-commerce terbesar di China. JD.ID menawarkan berbagai produk dari berbagai kategori, seperti fashion, elektronik, kecantikan, rumah tangga, dan lain-lain. JD.ID juga memiliki berbagai fitur dan layanan yang memudahkan pengguna, seperti JDPoint, JD Central, JD Express, dan JD Finance.

JD.ID menempati posisi keenam dalam daftar marketplace terbesar dan terpopuler di Indonesia tahun 2022, dengan total 8,9 juta kunjungan per bulan. JD.ID juga menjadi marketplace terbesar keenam di Asia Tenggara, dengan sumbangan 3 persen atau setara Rp 23,2 triliun dari nilai transaksi (GMV) total di kawasan ini. JD.ID memiliki valuasi sekitar 1 miliar dolar AS pada tahun 2018.

Kesimpulan

Itulah daftar perusahaan marketplace terkaya dan teramai orderan di Indonesia. Marketplace merupakan salah satu sektor yang berkembang pesat di Indonesia, seiring dengan meningkatnya penetrasi internet dan smartphone di masyarakat. Marketplace juga memberikan manfaat bagi perekonomian Indonesia, dengan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan mendukung UMKM. Namun, marketplace juga menghadapi berbagai tantangan, seperti persaingan ketat, regulasi pemerintah, dan keamanan transaksi.

Untuk dapat bertahan dan berkembang di pasar yang kompetitif, marketplace harus terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanannya. Beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh marketplace adalah:

  • Meningkatkan loyalitas pelanggan dengan memberikan pengalaman belanja yang menyenangkan, mudah, dan aman. Hal ini dapat dilakukan dengan menyediakan berbagai pilihan produk, harga, dan metode pembayaran, serta menjamin kecepatan, ketepatan, dan keamanan pengiriman. Selain itu, marketplace juga dapat memberikan insentif, diskon, cashback, dan program loyalitas yang menarik bagi pelanggan.
  • Meningkatkan kualitas produk dan penjual dengan memberikan standar dan sertifikat yang jelas, serta melakukan verifikasi dan pengawasan yang ketat. Hal ini dapat dilakukan dengan menyediakan fitur dan layanan yang memudahkan penjual untuk mengelola dan mempromosikan produknya, seperti dashboard, analitik, dan bantuan. Selain itu, marketplace juga dapat memberikan edukasi, pelatihan, dan dukungan bagi penjual, terutama UMKM, untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensinya.
  • Meningkatkan penetrasi pasar dengan menjangkau segmen dan wilayah yang potensial, namun belum terlayani dengan baik. Hal ini dapat dilakukan dengan menyediakan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi masyarakat di daerah tersebut, serta melakukan kerjasama dengan mitra lokal, seperti pemerintah, komunitas, dan media. Selain itu, marketplace juga dapat melakukan kampanye dan sosialisasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan kepercayaan masyarakat terhadap marketplace.
  • Meningkatkan diversifikasi produk dan layanan dengan menambahkan fitur dan layanan yang berbeda dan bernilai tambah bagi pengguna. Hal ini dapat dilakukan dengan mengembangkan produk dan layanan yang terkait dengan kegiatan jual beli online, seperti asuransi, pinjaman, investasi, dan lain-lain. Selain itu, marketplace juga dapat mengembangkan produk dan layanan yang terkait dengan gaya hidup dan hobi pengguna, seperti streaming, gaming, travel, dan lain-lain.

Demikianlah daftar perusahaan marketplace terkaya dan teramai orderan di Indonesia, beserta strategi-strategi yang dapat dilakukan oleh marketplace untuk dapat bertahan dan berkembang di pasar yang kompetitif. Semoga artikel ini bermanfaat dan informatif bagi Anda. Terima kasih telah membaca artikel ini. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Leave a Reply